Operasi Fortitude: Mengecoh Jerman di Normandia

Kecanggihan teknologi Jerman tak dapat dipungkiri sudah begitu pesat ketika Angkatan Laut mereka menggunakan sandi Enigma pada setiap kapal selamnya. Sehingga pihak Sekutu tidak akan mampu mengetahui, dimana kapal-kapal selam Jerman mengisi bahan bakar, atau pun kapan kapal-kapal itu menyusun strategi penyerangan, pulang ke markas, maupun melakukan penyerangan.

Sandi Enigma bekerja dengan cara mengubah pesan radio menjadi sandi-sandi yang terdiri atas huruf-huruf tak beraturan. Operator penerimanya akan membaca sandi ini di mesin Enigma dan mengubah kembali huruf-huruf kacau ini menjadi teks yang bermakna. Jerman pun yakin Sandi ini akan sulit dipecahkan sekalipun mesin Enigma direbut Sekutu.
Tanpa disadari, kecerdasan itu ternyata dapat ditembus dengan begitu mudah oleh pihak Sekutu.

Buku ini begitu menarik mengulas tentang D-DAY, sebuah peristiwa pendaratan pasukan Sekutu di Pantai Normandia, Perancis Selatan, 6 Juni 1944. Ada adegan nyaris sama dengan sebuah film Hollywood Saving Private Ryan ketika pasukan Sekutu diberondong habis-habisan di Pantai Omaha oleh pasukan Jerman yang bersembunyi melalui bungker rahasia di pinggir Pantai tersebut.

Kita kadang hanya membayangkan bahwa kemenangan peperangan hanya ditentukan oleh senjata hebat dan kekuatan prajurit di medan tempur tanpa melihat aspek di belakang layar yang sebetulnya tak kalah sengit dan dramatis.

***

Foto milik Google

You may also like

Leave a comment